Knowledge Sharing, Pembentukan Badan Adhoc untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024: Jaminan dan Kecelakaan Kerja.

Knowledge Sharing, Pembentukan Badan Adhoc untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024: Jaminan dan Kecelakaan Kerja.

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti Program Knowledge Sharing dengan tema “Orientasi Tugas Badan AdHoc Untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024" yang diadakan KPU Provinsi Jatim. Program yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan narasumber yakni Moch. Wahyudi, Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Kediri dan Andi Wasis, Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Jember sebagai pembahas. Jumat (29/10/2021).

Program Knowledge Sharing diikuti oleh 38 Satker KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur. Hadir sebagai delegasi dari KPU Kabupaten Kediri yaitu Divisi Sosdiklih; Parmas dan SDM, Nanang Qosim dan Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL), Imam Basuki.

Narasumber pertama oleh Moch. Wahyudi, Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM dalam materinya yang berjudul “Jaminan Kecelakaan Kerja Bagi Badan Adhoc” menyampaikan bahwa data jumlah korban kecelakaan pada Pemilu 2019 di KPU Kabupaten Kediri berjumlah 16 orang. Wahyudi juga menjelaskan rincian anggaran pada santunan kecelakaan kerja pada Pemilihan 2024.”Kriteria penerima santunan diberikan kepada yang meninggal dunia, cacat permanen, luka atau sakit berat, dll” jelas Wahyu. 

Wahyu juga menjelaskan tentang mekanisme pemberian, pencairan, dan penyaluran santunan. Menurutnya ada potensi masalah dalam penyaluran santunan bagi anggota kecelakaan kerja, yaitu ketersediaan anggaran santunan yang kadangkala tida mencukupi sehingga ditemukan adanya manipulasi verifikasi oleh internal. 

Setuju dengan Wahyu, Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Jember, Andi Wasis turut hadir sebagai pembahas mengutarakan beberapa point tentang bagaimana cara meminimalisir kecelakaan kerja. Tips tersebut antara lain “manajemen kerja yang baik, surat keterangan sehat dari Badan Adhoc yang harus bisa dipertanggungjawabkan, dan kekompakan kerja atau saling membantu” tutup Andi.

(NA)