Knowledge Sharing Seri 11, Bahas Pengumuman Seleksi Badan Adhoc

Knowledge Sharing Seri 11, Bahas Pengumuman Seleksi Badan Adhoc

 

Kediri, kpu-kedirikab.go.idKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti kegiatan Knowledge Sharing pada jum'at (15/10/2021) dengan tema "Pengumuman Hasil Seleksi Pembentukan Badan Ad-Hoc untuk Pemilu dan Pemilihan 2024" diadakan secara daring oleh KPU Provinsi Jawa Timur dengan narasumber dari Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Magetan Nur Salam dan Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Situbondo, Imam Nawawi.

Kegiatan daring melalui zoom ini diikuti oleh 38 Satker KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, turut hadir dari KPU Kabupaten Kediri, Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Nanang Qosim beserta Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik, Imam Basuki.

Di sesi narasumber Nur Salam, menjelaskan materi terkait ketentuan pengumuman badan adhoc yang meliputi calon PPK, PPS, KPPS dan PPDP. Komisioner Sosdiklih Parmas SDM Kabupaten Magetan ini menyampaikan beberapa hal yang dapat dikerjakan pada saat pra penguuman dan saa pengumuman termasuk pada format dari pengumuman itu sendiri. "Pengumuman hasil seleksi memerlukan ketepatan waktu, sarana publikasi yang seluas-luasnya dan meminimalisir masalah" ujar Nur Salam.

Selanjutnya Imam Nawawi sebagai pembahas, memaparkan tentang materi terkait hal-hal yang perlu dipersiapkan pada Pra-Pengumuman yang diluncurkan ke publik dan bagaimana ketentuan tata naskah dinas. Komisioner Sosdiklih Parmas - SDM Kabupaten Situbondo itu mengatakan bahwa perekrutan badan adhoc dalam Pemilu dan Pemilihan sangat rawan sekali dengan unsur tarik-menarik dari berbagai kepentingan.

"Bagi saya, tahapan perekrutan badan Adhoc ini sangat menarik sebagai tahapan pemanasan karena banyak sekali sorotan dari publik, terutama terkait tarik-menarik kepentingan tertentu" ujar Imam.

(NA - BINT)