Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Efektif, KPU Persiapkan Pemilu dan Pemilihan di Tengah Pendemi.

Komitmen Wujudkan Demokrasi yang Efektif, KPU Persiapkan Pemilu dan Pemilihan di Tengah Pendemi.

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Kamis (23/09/2021) Melalui Kanal Youtube KPU-RI. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti webinar yang diadakan Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) bertema “Sukses Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 di tengah Pandemi Covid-19”. Hadir dalam kegiatan itu Ketua KPU Ninik Sunarmi. 

Ketua Umum MIPI, Bahtiar mengungkapkan ditengah Pandemi saat ini pemilu yang efektif dapat terjadi apabila strategi penyelenggaraan pemilu dapat diimplementasikan dengan mudah, maka dari itu dibutuhkan dukungan, baik dari sisi anggaran maupun regulasi serta komitmen politik yang tinggi dari seluruh stakeholders.

“Kita harus membuka diri untuk memiliki sensitivitas bahwa keselamatan warga negara lebih tinggi di  2024 yang akan datang, maka dari itu kita harus saling mendukung dari sisi regulasi maupun anggaran, jadi itu yang kita utamakan,” kata Bahtiar.

Sementara itu, Anggota KPU RI, Viryan menekankan pentingnya persiapan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024. Berbagai variabel mulai dari perangkat hukum, digitalisasi pemilu, perbandingan politik dan aspek administrasi publik perlu diperhatikan. “KPU sedang melakukan pengembangan dari berbagai aspek, harapannya keseluruhan ini dapat memudahkan / menyederhanakan proses Pemilu yang rumit saat ini,” ucap Viryan

Berikutnya, Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang menyatakan pemilu dan pilkada dapat berjalan sukses apabila seluruh pihak saling bersinergi. “Pemilu dan pilkada dapat sukses jika semua pihak dapat bekerja sama, membuat satu formulasi yang bagus, dan masyarakat Indonesia juga diharapkan dapat memberikan masukan-masukan kepada Komisi II,” ujar Junimart.

Perlu diketahui, Kegiatan webinar yang membahas kesiapan dan koordinasi berbagai pihak dalam melaksanakan Pemilu di 2024 ini juga menghadirkan narasumber yaitu Puskapol FISIP UI, Aditya Perdana, Dosen IPDN, Andi Masrich dan Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar. (pnj)