KPU Kabupaten Kediri Monitoring Pleno Rekapitulasi Suara PILBUP 2020 di Kecamatan

KPU Kabupaten Kediri Monitoring Pleno Rekapitulasi Suara PILBUP 2020 di Kecamatan
Foto : KPU Kabupaten Kediri Monitoring Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan di Gampengrejo, Jum'at (11/12/2020)
KPU Kabupaten Kediri Monitoring Pleno Rekapitulasi Suara PILBUP 2020 di Kecamatan

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri,  kpu-kedirikab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri lakukan monitoring Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan dan Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (PILBUP) Kediri Tahun 2020.

Sabtu (11/10/2020), sekira pukul 13.00 WIB bertempat di Balai Kecamatan Gampengrejo, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas, Nanang Qosim bersama Kasubag Teknis dan Hupmas, Wahyudi Kristiono monitor jalannya proses rekapitulasi suara tingkat kecamatan. Rapat pleno diikuti oleh PPS, KPPS, Panwascam dan Tim Pemenangan/ Saksi pasangan calon. Rapat juga dihadiri oleh Muspika, Camat, Kapolsek dan Danramil wilayah Kecamatan Gampengrejo.

Acara dibuka oleh Camat Gampengrejo, Sunar Utomo. Dalam sambutannya ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas atas usaha keras untuk menyukseskan PILBUP 2020.

"Terima kasih untuk seluruh petugas. Dari TPS hingga saat ini pemilihan berjalan lancar aman tanpa kendala, semoga berlangsung hingga selesai," ujar Sunar Utomo.

Sunar juga mengingatkan agar dalam tahapan berikutnya, yakni rekapitulasi penghitungan suara juga dilaksanakan dengan tetap memedomani protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19. 

"Kami ingatkan tentang covid, tetap jaga jarak, cuci tangaan dengan sabun dan pakai masker. Jangan sampai ada kluster baru dari kluster pemilihan ini di Kabupaten Kediri," imbaunya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas, Nanang Qosim menyampaikan bahwa kegiatan rekapitulasi ini adalah dasar untuk melakukan rekapitulasi di kabupaten. Ia berharap dalam pelaksanaannya berjalan lancar.

"Hasil Quick qount itu data sementara, sedangkan sesuai aturan hukum yang menjadi dasar dalam penetapan KPU nanti adalah rekapitulasi manual," ujar Nanang Qosim.

Nanang menjelaskan, KPU telah mengintruksikan kabupaten/ kota dalam proses rekapitulasi menggunakan aplikasi sirekap, namun, apabila  ada gangguan dalam prosesnya maka alternatif yang dapat digunakan adalah dengan rekap (rekapitulasi) manual dan diinput dalam excel. 

"Jika sirekap ini bisa digunakan tanpa hambatan maka akan menggunakan sirekap namun jika server down maka bisa menggunakan rekap  manual dengan excel," jelasnya.

Ia menerangkan, setelah proses rekapitulasi ini selesai KPU akan menunggu ada atau tidaknya BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi) / gugatan ke Mahkamah Konstitusi twrkait hasil pemilihan di Kabupaten Kediri selama 5 (lima) hari.

"Jika tidak ada gugatan maka KPU akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni penetapan hasil. Setelah itu proses pelantikan sudah di luar wewenang KPU," terangnya.

Rapat pleno rekapitulasi di Kecamatan Gampengrejo adalah yang pertama dan akan dilaksanakan selama dua hari, 11-12 Desember 2020. Selanjutnya menyusul rapat pleno rekapitulasi dilakukan di Kecamatan Kandangan, Badas dan Pagu. (hupmas/ lyn)