KPU Kediri Ikuti Seminar Penyesuaian Pelayanan Publik Di Masa Pandemi

KPU Kediri Ikuti Seminar Penyesuaian Pelayanan Publik Di Masa Pandemi
Seminar Nasional Kinerja ASN ditengah Pandemi. Kamis (5/8)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Kamis (05/08/2021) pukul 08.00 WIB. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti jalannya lanjutan seminar Nasional yang diselenggarakan Pusat Pengkajian Manajemen ASN Badan Kepegawaian Nasional. Seminar yang disiarkan via streaming tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan, Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung Tauchid Djatmiko, dan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen. 

Narasumber pertama, Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan dalam materinya menyampaikan efektivitas dan pola kinerja di masa pandemi yang dilakukan BNPB, dimana BNPB tetap memberikan jadwal WFH / WFO dalam rangka meminimalisir penyebaran covid-19 kecuali pada unit-unit kritikal dengan SDM yang siap dan sehat dengan pengaturan masuk jam kerja secara shift dan prokes yg ketat. “semua yang dilakukan mengacu INMENDAGRI No.15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali” kata Lilik.

Lilik menambahkan selama pandemi prosedur masuk kantor BNPB pun di perketat dimana setiap pegawai /tamu wajib tes swab antigen sebelum masuk gedung BNPB,  bagi yang reaktif akan dilanjutkan pemeriksaan PCR di wisma atlet, jika positif akan dirawat atau diisolasi mandiri sesuai ketentuan yang ketat selain itu kewajiban mencuci tangan dengan sabun, disiapkan di depan lobby pintu masuk gedung serta pegawai yang sakit /kurang sehat tidak diperkenankan datang ke kantor.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional III BKN Bandung, Tauchid Djatmiko dalam materinya memaparkan strategi pelaksanaan new normal di lingkungan kantornya, dimana BKN Bandung selama masa pandemi melakukan sejumlah transformasi di bidang organisasi, tatalaksana, dan SDM guna tetap menjamin efektivitas dan profesional melayani masyarakat “ Tiga bidang utama ini yang kami lakukan penyesuain demi kelancaran proses kerja dengan berbasis IT/Digital,” papar Tauchid.

Lanjut Tauchid, pada sistem organisasi digitalisasi dilakukan di bidang penataan jabatan, penyesuaian orientasi, dan budaya kerja; sedangkan pada tatalaksana dibidang integrasi Sistem, pemanfaatan TI, dan penyederhanaan proses bisnis; dan terakhir pada SDM digitalisasi digunakan pada resolusi pegawai Tahun 2021, pengembangan kompetensi, dengan tetap berpedoman pada core value Kanreg III BKN untuk tetap mengedepankan pelayanan dengan HATI (Humanis, Akuntabel, Terpercaya, dan Inovasi)

Terakhir, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menyampaikan langkah-langkah yang diambil BKN dalam menangani pelaksanaan seleksi ASN di masa pandemi. Beliau mengambil contoh seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, dimana saat itu menuntut perubahan yang masif terhadap proses bisnis penyelenggaraan seleksi. ”Era pandemi memaksa terjadinya sejumlah transformasi seleksi, maka dari itu BKN melakukan kajian dari berbagai masukan untuk seleksi yang semula dilakukan semi online menjadi full online.” ungkapnya. 

Suharmen menyebutkan penyelenggaraan seleksi yang harus dilakukan di tengah pandemi secara tidak langsung menjadi daya pacu bagi BKN untuk berinovasi agar tetap melaksanakan proses seleksi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai dukungan kepada pemerintah dalam penanganan Covid-19 pada waktu itu. (pnj)