Menimba Ilmu Dalam Bersosial Media, KPU Kediri Ramaikan Kelas Asah Digital Facebook Indonesia dan Siberkreasi

Menimba Ilmu Dalam Bersosial Media, KPU Kediri Ramaikan Kelas Asah Digital Facebook Indonesia dan Siberkreasi
Webinar Kelas Asah Digital. Rabu (11/8)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Rabu (11/08/2021) KPU Kabupaten Kediri mengikuti kelas diskusi yang diselenggarakan oleh SIBERKREASI dari Kominfo RI bekerja sama dengan Facebook Indonesia, dalam kelas “Asah Digital” yang merupakan turunan dari empat pilar literasi digital yang digalakkan yakni : kecakapan, etika, keamanan dan budaya di media digital. Seri dalam kelas asah digital kali ini adalah Komunikasi Digital yang baik dalam sosial media dengan diikuti kurang lebih 541 peserta dari berbagai kalangan menggunakan media daring zoom meeting serta menghadirkan narasumber seorang penyiar dan konten kreator Sony Mongan.

Soni menyampaikan secara garis besar sebagai warga digital (netizen) dalam berinteraksi sosial media, di dalam membuat konten maupun melakukan komen dan sebagainya haruslah mengenali audiens kita. “Kita harus mampu memperlakukan audiens sama pentingnya seperti kita, tempatkan posisi kita seperti orang lain, sehingga kita dapat mengetahui apa yang dimau audiens kepada kita” katanya. 

Selain itu pilih teman dalam berinteraksi di sosial media dengan bijak, dan jangan segan untuk report/melapor perilaku yang buruk, lakukan unfollow, bahkan bila perlu lakukan blokir apabila terdapat postingan yang memancing kisruh maupun huru hara. 

Sony membeberkan sejumlah hal-hal yang patut diperhatikan dan dilakukan oleh para netizen di sosial media dan berbagai platform digital lainnya, dimana sosial media pada dewasa ini semakin banyak jenis dan juga fungsinya, mulai dari sebuah wadah untuk membagi tentang momen-momen penting dalam kehidupan pribadi, hingga menjadi salah satu media yang paling update tentang kejadian yang terjadi di sebuah wilayah bahkan negara. Sosial media kini secara bebas dapat diakses oleh setiap penduduk di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali Indonesia. Dan seluruh instansi pemerintahan pun dalam pelayanannya menggunakan sosial media untuk dapat menjangkau masyarakat. (bint)