Meskipun DARING, Peringatan HARDIKNAS Harus Tetap Semarak

Meskipun DARING, Peringatan HARDIKNAS Harus Tetap Semarak
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dikantor Kemendikbud, Minggu (2/5)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Perayaan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 mei, pada tahun 2021 kali ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya dimana memasuki tahun kedua pandemi Covid-19.

Melalui surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 27664/MPK.A/TU.02.03/2021 disampaikan bahwa Kemendikbud akan menyelenggarakan peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan melakukan upacara bendera pada tanggal 02 Mei 2021, Pukul 08.00 WIB secara tatap muka, terbatas, minimalis dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu Mendikbud juga merekomendasikan kegiatan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2021 secara kreatif, menjaga dan membangkitkan semangat belajar pada masa pandemi Covid-19.

Peringatan upacara secara daring/virtual dapat diikuti dari rumah/tempat tinggal masing-masing dengan mengakses secara langsung pada kanal Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) pada pukul 08.00 WIB.

Pelaksanaan upacara bendera yang dilaksanakan secara luring wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yaitu: 

  1. Dilaksanakan di lokasi dengan sirkulasi udara yang baik;
  2. Pembatasan jumlah petugas, peserta, dan undangan serta pengaturan jarak (social distancing) pada barisan; 
  3. Petugas, peserta, dan undangan wajib melakukan pemeriksaan kesehatan dan swab antigen dengan hasil sekurang-kurangnya 1x24 jam sebelum upacara berlangsung; 
  4. Petugas, peserta, dan undangan wajib menggunakan masker (kain/medis) minimal 2 lapis; 
  5. Petugas dan peserta upacara berusia maksimal 40 tahun dan diprioritaskan yang sudah divaksinasi sebanyak dua kali, minimal 30 hari sebelum hari pelaksanaan upacara; 
  6. Pembatasan kegiatan yang menimbulkan kerumunan; 
  7. Penyediaan fasilitas cuci tangan;
  8. Penyediaan lokasi isolasi jika terdapat petugas, peserta, dan undangan yang bergejala Covid-19. (bin/pnj)