Persiapan Hari Tenang, KPU Kabupaten Kediri Gelar Rakor Bersama Stakeholder

Persiapan Hari Tenang, KPU Kabupaten Kediri Gelar Rakor Bersama Stakeholder
Foto : Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Nanang Qosim saat memimpin rapat koordinasi Persiapan Hari Tenang, Jum'at (04/12/2020).

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Kediri,  kpu-kedirikab.go.id – Usai menggelar Sosialisasi Keputusan Presiden 22 Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum juga melaksanakan rapat koordinasi (rakor) Persiapan Hari Tenang dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

Rapat dipimpin langsung oleh Komisioner Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Nanang Qosim selaku Divisi yang membidangi Kampanye. Hadir mengikuti rapat Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, LO Pasangan Calon, Bawaslu, Pol PP, BPMPD, DPMPTSP, Kominfo Kabupaten Kediri, Polres dan Polres Kota Kediri.

Dalam rapat tersebut, Nanang Qosim menjelaskan bahwa Kewenangan menurunkan APK yang dipasang Tim Kampanye adalah Tim Kampanye sendiri, hal tersebut berlaku untuk APK yang difasilitasi KPU maupun yang Penambahan 200% dari Tim Kampanye sendiri.

"Apabila terjadi pelanggaran maka hal tersebut menjadi kewenangan Bawaslu untuk menindak. Sedangkan kewenangan KPU adalah menurunkan APS," terang Nanang Qosim.

Sedangkan untuk akun media sosial (medsos) pasangan calon, Nanang menambahkan, akun medsos selama hari tenang tidak boleh sampai ada kampanye, akun harus dinon aktifkan. 

"Namun setelah masa tenang maka boleh diaktifkan kembali. Hal tersebut sudah di luar kewenangan KPU," tambahnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Kediri Ali Mashudi menyampaikan imbauan agar Tim Kampanye mandiri menertibkan APK. Pihaknya dari Bawaslu tidak berharap ada pelanggaran dalam masa tenang ini.

"Untuk itu kami minta Tim Kampanye mandiri dalam mengamankan APKnya, termasuk Posko dan mobil yang terdapat branding gambar paslon pada saat masa tenang diharapkan diamankan sendiri oleh Tim Kampanye," tutur Ali Mashudi. 

Rakor berjalan lancar dan berakhir pukul 16.00 WIB. (Hupmas/ lyn)