Sasar Segmen Pemilih Muda, KPU Kabupaten Kediri Gelar Sosialisasi di Desa Bringin

Sasar Segmen Pemilih Muda, KPU Kabupaten Kediri Gelar Sosialisasi di Desa Bringin

Reporter : Novarinda Adelina

Kediri, kpu-kedirikab.go.id. - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 menyasar segmen pemilih muda. Sosialisasi dilaksanakan di Mushola Dusun Bunut Desa Bringin Kecamatan Badas, Minggu (05/01/2020) malam.

Sekira pukul 19.00 WIB, KPU Kabupaten Kediri menyapa kelompok Pemuda Karang Taruna Karya Muda. Hal ini dalam rangka sosialisasi dan menebar informasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang. Hadir dalam sosialisasi tersebut Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Kediri, Anwar Anshori didampingi Kasubag Teknis dan Hupmas Wahyudi Kristiono.

Dalam sosialisasi tersebut, Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Kediri, Anwar Anshori menyampaikan informasi bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang. Selain itu, ia menghimbau untuk para pemuda untuk menjadi pelopor peduli dalam pemilihan.

“Pemuda tentu bisa mengambil peran salah satunya melalui aktifnya di media sosial. Pemuda dapat turut berperan aktif menyampaikan informasi tentang Pilbup 2020 di media sosialnya,” jelas Anwar Anshori, Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Kediri, Minggu malam.

Sementara itu, salah satu pengurus Karang Taruna Karya Muda, Abdul Fakhor menyampaikan bahwa pemilu merupakan washilah atau perantara untuk memilih pemimpin. Memilih pemimpin dalam Islam hukumnya adalah wajib, baik ditinjau dari perspektif syar’i maupun aqli.

“Imam Al-Ghozali juga berkata dalam kitabnya Ihya’ ulumuddin, bahwa agama dan kekuasaan negara adalah sebagaiman dua saudara yang tidak bisa dipisahkan. Agama adalah pondasi dan kekuasaan sebagai pengawal. Sesuatu tidak ada fondasinya maka hancurlah, sedangkan sesuatu yang tidak ada pengawalnya maka akan disia-siakan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2020 Kabupaten Kediri memiliki hajat besar yaitu adanya pemilihan Bupati yaitu tepatnya hari Rabu tanggal 23 september 2020. Maka dari itu selain kita menjalankan perintah Allah pun juga kita melaksanakan hak konstitusional kita sebagai warga negara.

“Sebagai warga negara yang sangat sayang terhadap negaranya seyognyaya kita harus ikut berpartisipasi aktif dalam rangka menciptakan suasana pemilu yang aman serta kondusif dan kita meniatkan untuk beribadah melaksanakan perintah Allah,” tuturnya.

Sosialisasi berakhir pukul 21.00 WIB. (parmas/ lyn)