Sosialisasi Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Tata Naskah Dinas KPU

Sosialisasi Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Tata Naskah Dinas KPU

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Kamis (27/10/2021) via kanal youtube KPU Jatim, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti sosialisasi dengan tema Peraturan KPU RI Nomor 2 tahun 2021 tentang tata naskah dinas KPU.

Dalam sosialisasi kali ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, jajaran sekretariat KPU Jatim serta diikuti oleh Divisi Hukum dan Pengawasan, Sekretaris dan Sub Koordinator Subbag Hukum 38 KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam menyampaikan sambutan, ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya PKPU No. 2 Tahun 2021 Tentang Tata Naskah Dinas KPU, KPU Prov. dan KPU Kab./ Kota, 

“Acara ini diselenggarakan untuk memberikan sosialisasi tentang PKPU No. 2 Tahun 2021 tujuannya agar dapat di implementasikan dalam lingkungan kerja masing-masing” jelas Choirul. 

Turut hadir juga Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Timur, Muhammmad Arbayanto mengungkapkan bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan tata penyusunan naskah dinas yang sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum No. 2 Tahun 2021. 

“Untuk mendukung pengelolaan arsip dinamis yang efektif dan efesien pencipta arsip membuat tata naskah dinas, klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, serta sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip” jelas Arbayanto.

Dalam kesempatan yang sama Arbayanto juga menjelaskan mengenai jenis, susunan, dan bentuk naskah dinas. Bagaimana perlakuan terhadap naskah dinas yang berdasarkan klarifikasi keamanan dan akses, penggunaan kertas, amplop, dan tinta. Tak lupa juga menjelaskan tentang ketentuan naskah dinas beserta format naskah dinas.

“Naskah dinas dianggap sah apabila diterima oleh petugas yang berhak menerima di unit kearsipan dan naskah dinas yang disampaikan langsung kepada pejabat atau staf unit pengolah harus diregistrasikan di unit kearsipan”  tutur Arbayanto. (NA)